Inlander

Deli 1931, Kediaman Herman Janssen
Er is iets niets in orde in de Kebon verhoudingen” kata Herman Janssen dalam hati sembari menyeruput kopi panas di meja kerjanya. Kopi itu kopi kesukaannya. Kopi asli Sidikalang yang seminggu sekali dititipkan seorang sahabat melalui sebuah bus dari Tanah Karo. Empat gelas cangkir tanpa henti tidak akan terasa baginya jikalau dia sedang berpikir keras. Saat ini dia sedang berpikir keras, mungkin terlalu keras hingga 5 gelas kopi sudah diteguk tanpa henti. Bahasanya yang diucapkannya tadi lazim diucapkan dalam bahasa kaum Inlander sebagai, ada sesuatu yang tidak beres di perkebunan-perkebunan.

Continue reading “Inlander”

Advertisements

Kampil

Kampil adalah tempat sirih pada masyarakat Karo. Biasanya isi kampil terdiri dari sirih, tagan kicik (tempat kapur), petak ranto, tutu-tutu (untuk menumbuk sirih), anak kampil, tembakau, gambir dan pinang. Biasanya juga digunakan di berbagai upacara yang disuguhkan sebagai pembuka pembicaraan misalnya dalam melamar wanita.

 

 

SEBUAH CERPEN JOEY BANGUN

Dari tadi Nini Karo1 hanya diam. Dia tidak peduli dengan suaraku. Dia larut dalam aktifitas rutinnya. Mencampur sirih, tembakau dan sedikit kapur ke wadah berbentuk tabung yang terbuat dari logam. Lalu memasukkan sedikit air dan menotoknya dengan alat panjang pipih yang juga berbentuk logam. Setelah belo2 itu jadi, ia memasukkannya ke dalam mulut dan mulai mengunyahnya.

“Ni, Santa ingin restumu,” kataku tidak sabar.

Nini Karo hanya melirik sedikit seolah tanpa peduli ia kembali melanjutkan mengunyah sirih di mulutnya. Suara kunyahannya terdengar. Serta merta gigi dan mulutnya menjadi berwarna merah kekuningan.

Aku sadar ia tidak mau diganggu kalau sudah erban belo3. Tapi aku yakin sebentar lagi dia akan berbicara. Tapi aku sudah tak sabar. Teman-temanku sudah menunggu diluar. Aku tidak mau mereka menunggu terlalu lama.

Akhirnya dengan tarikan nafas Nini Karo berdehem, “ehm…. kam mau kemana kin nakku?”. Dia melirikku liar. Aku tersenyum. Dia sudah menjawab harapanku. “Ke Brastagi, Ni. Kami mau membantu teman-teman disana,” kataku dengan penuh hormat,” Belanda berusaha merebut desa itu.” Continue reading “Kampil”